Catatan Hukum dan Ketimpangan
buku harian Ilustrasi Tulisan ini kutulis sebagai bagian dari proses belajarku memahami hukum. Aku sadar pemahamanku belum sempurna, tetapi justru dari proses belajar inilah aku mulai melihat bahwa jarak antara hukum dan keadilan masih terasa nyata. Setelah aku belajar hukum di Universitas Terbuka, pandanganku tentang hukum perlahan berubah. Hukum yang sebelumnya kupahami sebagai alat penegak keadilan, ternyata sering kali berhenti sebagai catatan tertulis, rapi, administratif, dan berjalan sesuai prosedur. Ia tampak tertib di atas kertas, tetapi tidak selalu hidup dalam kenyataan. Keadilan, ternyata, tidak otomatis hadir hanya karena hukum dijalankan. Dalam praktiknya, pelaku sering kali mendapatkan ruang rehabilitasi dan pembinaan. Negara hadir untuk memulihkan mereka...