Skip to main content

Posts

Artikel

Catatan Hukum dan Ketimpangan

                            buku harian                               Ilustrasi  Tulisan ini kutulis sebagai bagian dari proses belajarku memahami hukum. Aku sadar pemahamanku belum sempurna, tetapi justru dari proses belajar inilah aku mulai melihat bahwa jarak antara hukum dan keadilan masih terasa nyata. Setelah aku belajar hukum di Universitas Terbuka, pandanganku tentang hukum perlahan berubah. Hukum yang sebelumnya kupahami sebagai alat penegak keadilan, ternyata sering kali berhenti sebagai catatan tertulis, rapi, administratif, dan berjalan sesuai prosedur. Ia tampak tertib di atas kertas, tetapi tidak selalu hidup dalam kenyataan. Keadilan, ternyata, tidak otomatis hadir hanya karena hukum dijalankan. Dalam praktiknya, pelaku sering kali mendapatkan ruang rehabilitasi dan pembinaan. Negara hadir untuk memulihkan mereka...

Latest posts

Perjalanan Mengharukan Guru TpQ Menerbitkan Buku “Pernikahan Jariyah” di Tengah Keterbatasan

Tentang Penulis - Usfia Usman

💔 Jangan Terlalu Ngalah Sebelum Ada Hubungan yang Pasti

Ketika Harapan Dikhianati: Kisah Guru Ngaji dan Marbot Masjid yang Dipermainkan Pejabat

Tentang blog Ini

Disclaimer dan Atribusi Tulisan

🛡️ Kebijakan Privasi

Bukan Sekadar Kisah, Tapi Jeritan yang Tertahan

Kontak

Pernikahan Dini dan Siklus Trauma Anak Perempuan